Browsing All Posts filed under »Remember the Moments«

Sorban, dan Berdamai dengan Masa Lalu (2)

Oktober 16, 2020

0

Dari garis silsilahnya, Buyut adalah generasi ke-6 dari Bindara Saod di Sumenep. Raden Abdurrohim dan saudaranya (Raden Abdurrahman) adalah cucu dari Bindara Saod, pemegang monarki Sumenep yang ke-29. Bindara Saod sendiri adalah cicit dari Sunan Kudus dari anaknya yang bernama Panembahan Pakaos (Sayyid Saleh) dan cucunya yang bernama Pangeran Katandur. Bindara Saod menikah dengan Ratu […]

Sorban, dan Dinding Kaca Antara Kami (1)

Oktober 15, 2020

2

Semalam saya menerima forward dari adik, berupa dua foto. Satu adalah foto kakek buyut saya, dan satunya lagi adalah foto sorban yang dulu selalu dikenakannya. Buyut saya bernama K.H. Keromo Laksono. Orang-orang sepuh atau paruh baya di pesisir Mlandingan, Besuki – Jawa Timur, banyak yang mengenalnya. Termasuk mereka yang tinggal di Pulau Sapudi – Madura. […]

Ummu Sibyan, Perempuan yang Pernah Dikutuk oleh Nabi Sulaiman Itu

Juli 15, 2020

0

Lantaran ada kasus yang menimpa temannya teman saya, saya jadi ingin bercerita. Ini tentang Ummu Sibyan, jin perempuan yang pernah dikutuk oleh Nabi Sulaiman. Asli, sewaktu tahu bahwa makhluk yang terbang di langit-langit rumah itu adalah Ummu Sibyan sendiri, jantung rasanya mau copot. Tiga hari saya merinding terus setiap kali ingat bayangan itu. Beneran deh, […]

I am Happy to be Myself

Mei 17, 2020

2

Lama tidak nongol di medsos, justru pada saat sedang bahagia banget. Aneh, ya? Padahal biasanya, ada kejadian yang bikin hepi sedikit saja, jari udah gatel aja pengen nulis dan klik “publish”, lalu pesta dengan teman-teman, membalas setiap komen dan diskusi di japri. Tapi itulah yang terjadi. I am really happy, dan perasaan itu begitu lekat, […]

Mereka yang Kehilangan Diri Itu

April 17, 2020

0

Saya mendapat masalah serius, yang berawal dari kesalahan sendiri. Yakni, karena saya mengharapkan orang lain bisa berpikir seperti halnya saya. Bisa mengerti apa yang saya maksud, saya tuju, dan bisa mengubah diri mereka sesuai harapan, dengan cara yang saya maui. Well, it was a big, big mistake.  Tidak saja saya gagal bikin mereka berubah. Yang […]

Debunk, Demystifying, and Becoming Whole

Maret 20, 2020

0

Tempo hari ada yang bertanya, “Apa mbak langsung percaya dengan segala sesuatu yang dikatakan oleh para non-manusia itu?” Jawab saya, “Tidak. Saya selalu cross-check dengan sumber lain.” Cross-check sangat penting, dan bisa membantu untuk “debunk”, alias membongkar alasan di balik setiap ketidakkonsistenan. Sebab, tidak semua informasi yang disampaikan non-manusia itu valid. Banyak yang ngibul, menipu, […]

It Ain’t Easy Being Different

Maret 15, 2020

0

Udah makan korban lagi malam ini, wkwkwkwk…. banyak pula. Setelah sebelumnya saya menyaksikan seseorang yang saya hormati sejak dulu jadi hilang, sekarang yang dicongkelin adalah beberapa orang yang saling berkirim kode. Anyway, ini salah satu yang tidak saya sukai dari “menjadi berbeda”. Whatever lah istilahnya. Indigo kek, crystal kek, diamond kek, pelaku spiritual kek… Apa […]

Indigo, Saka, dan Misi

Februari 24, 2020

0

Sentuhan dengan dimensi lain, bukan monopoli orang Indigo saja. Orang biasa pun bisa mengalaminya. Mereka mendapatkan pengalaman itu, berdasarkan memori dalam darah mereka, yang diturunkan dari nenek moyangnya. Pengalaman hidup tertentu, bisa terpatri lama dalam sel otak maupun sel lain di badan, yang kemudian nanti akan diwariskan. Contoh paling klasik adalah memori kita tentang Ular, […]

Tentang Cinta yang Lebih dari Sekedar Cinta (bagian 2)

Februari 21, 2020

6

Selain A, B, dan C, ada sosok lain yang cukup intens mewarnai hidupku, empat tahun belakangan ini. Aku panggil dia dengan sebutan Dei, alias D. Berbeda dengan tiga orang sebelumnya, D tak mudah kugambarkan. Segala hal tentang D, imbasnya serba raksasa. Ambisi, selera, penampilan, hingga ke soal cinta. Apapun yang melekat di tubuhnya, meskipun sederhana, […]

Tentang Cinta yang Lebih dari Sekedar Cinta

Februari 18, 2020

0

Ada tiga teman istimewa yang pernah mampir dalam kehidupanku. Yang pertama, si A. Orangnya serius, tidak banyak cakap, pemikir, dan pintar tentu saja. Ia tidak banyak menggubris hal-hal remeh di sekitarnya. Seandainya ada ayam berantem dan berkejaran, paling hanya dia lirik sekilas dan bergumam pendek, “Hmm.” Setelah itu, dia kembali memusatkan perhatian pada pekerjaannya, bermeditasi, […]