Dalam fiksi (novel, cerpen, cerber, novella, dll), kita mengenal momen yang bernama TTIK BALIK. Ia adalah momen, di mana sang tokoh utama menentukan langkah penting yang kelak akan mempengaruhi jalan hidupnya. Setidaknya, ada DUA momen Titik Balik yang bisa kita temukan dalam naskah fiksi. Yang pertama, ketika sang Tokoh Utama mendapat motivasi/alasan guna melangkah memasuki […]
Januari 1, 2016
Juru kunci pemakaman itu sudah sering melihat orang datang dan pergi. Ia hapal, siapa saja keluarga dari mendiang yang dimakamkan di kompleks pemakaman sederhana tersebut. Beberapa diantaranya adalah keluarga kami dari pihak Ibu. Ketika mendengar nama Ibu, dengan segera sang juru kunci itu mengenalinya. “Oh, dari keluarga ini,” ujarnya. “Baik, baik. Kita persiapkan.” Pembicaraan tentang […]
Juli 24, 2015
Sheesh…. setelah 25 hari, saya harus mulai lagi menulis dari awal, karena luput menulis satu hari dari target 99 hari. Untung masih 25 hari. Coba kalau luput nulisnya pada saat hitungan ke 98 hari. Bisa nangis darah betul. Anyway, secara umum, perubahan yang sudah ada sebelumnya, masih tetap nampak. Tidak ada lonjakan yang tiba-tiba atau […]
Juli 9, 2015
Bagiku, tidak terlalu sulit untuk menerima konsep ganti nama demi perubahan nasib, keberuntungan, atau kesehatan. Tradisi Jawa (dan sepertinya ini juga tradisi umum di Indonesia) mempercayai itu, dan bahkan ada upacara khusus bila seseorang hendak mengganti nama. Pamanku bilang, harus ada bubur lima warna. Sumber lain bilang, harus ada semacam tumpeng bancakan, dengan jenis lauk […]
Juni 30, 2015
Ada salah satu kepercayaan orang di Indonesia, yakni mengganti nama anak, untuk memperbaiki nasib atau kesehatan. Misalnya, jika ada anak yang sering sakit-sakitan, oleh orangtua atau sesepuh keluarga, si anak diberi upacara ganti nama dan didoakan. Dari beberapa cerita, konon cara itu manjur. Almarhum bapakku termasuk yang mendapatkan upacara ini. Awalnya, beliau diberi nama Idris, […]
Juni 10, 2015
Temanku bercerita tentang kawan kuliahnya yang asal Cina. Mereka berdua saling menelepon, setelah beberapa waktu terpisah usai masa kelulusan. Yang mereka bicarakan sama; yakni perasaan asing yang dihadapi, ketika pulang kembali ke negara asal masing-masing. “She felt estranged from her home country, just like me,” ujarnya. Perasaan terasing dari negara asal, kerap dialami oleh mereka […]
Mei 23, 2015
“Ya ampun, mereka ada di mana-mana ternyata!” seru perempuan muda itu ketika aku bercerita tentang Wahhabisme di Indonesia. Ia Nabila, perempuan Irak yang datang ke negara ini sebagai pengungsi. Orangnya feminin, dan tampak terpelajar. Aku mengenalnya saat di sekolah, sedang menjemput anaknya. Dari bertukar nomor telepon, akhirnya aku bertandang ke apartemennya. Nabila bercerita banyak tentang […]
Mei 6, 2015
Ini kejadian sewaktu aku masih di bangku SMP kelas 1. Waktu itu, aku dan keluarga masih menyewa rumah milik salah satu Bude (bibi) di daerah Gladak Pakem – Jember. Di belakang rumah, ada sungai dengan bebatuan di tepiannya, serta rumpun bambu yang rimbun. Juga pohon duwet, yang ramai dikunjungi aneka burung jika tiba waktunya berbuah. […]
Mei 4, 2015
“Kalau penyihir terbang, entah ya. Tapi Mom percaya banget dengan superstition,” kata suamiku, sewaktu aku bertanya padanya tentang Bruja, penyihir yang bisa terbang, dalam khasanah budaya masyarakat Amerika Selatan. Salah satu superstition, alias takhayul, yang dipercaya oleh Mom (mama mertua) adalah tentang garam. Misalnya, jika tanpa sengaja wadah garam terguling dan isinya berhamburan di meja, […]
April 30, 2015
Masih rame soal bang Ahok, rupanya. Kalau untuk soal legalisasi prostitusi, di Amerika yang seliberal ini pun, sebenarnya masih dikategorikan ilegal dan dimasukkan dalam jenis crime yang dikenai hukuman. Hanya negara bagian Nevada yang menerapkan legalisasi sektor industri jasa ini. Tidak mudah untuk mengambil keputusan mengenai isu-isu semacam ini. Sebab urusannya bukan hanya moral, melainkan […]

Januari 23, 2016
0