Browsing All Posts filed under »Remember the Moments«

Romantika Mudik 4: Stress, Riba, Klenik

Februari 9, 2012

0

Namun ironisnya, di kampung yang terlihat damai itu, penyakit jantung, darah tinggi, dan kolesterol tinggi justru kerap menghinggapi penduduknya. Bisa jadi ini karena makanannya yang cenderung berlebih garam, sebagaimana umumnya makanan di wilayah tepi pantai. Mungkin pula karena gaya hidup yang sudah bergeser; lebih memuja makanan buatan pabrik dan lebih suka jajan daripada makan di […]

Romantika Mudik 3: Ayam Kurus & Perut Kenyang

Februari 8, 2012

4

Satu lagi yang saya lupa tentang Indonesia adalah makanan dan berat badan. Saat mendarat di Surabaya, mata dan pikiran secara otomatis membandingkan tinggi dan berat badan orang Indonesia dan Amerika. Terasa sekali bedanya. Mata yang sudah terbiasa melihat obesitas di mana-mana, jadi takjub melihat betapa masih proporsionalnya orang kita. Bahkan yang kelebihan berat badan pun […]

Romantika Mudik 2: Si Neng Lebay

Februari 7, 2012

2

Aku tidak takut hidup miskin denganmu, tapi aku tidak tahan lapar – Demikian kira-kira bunyi kalimat dalam sebuah novel yang pernah saya baca. Novel itu berkisah tentang seorang gadis dari keluarga kaya yang memilih meninggalkan semua kenyamanan yang dimilikinya demi menikahi pria pujaannya, yakni seorang pemuda seniman miskin. Hingga suatu saat, si gadis mendatangi keluarganya […]

Romantika Mudik 1: Culture Shock

Februari 6, 2012

4

Ini beberapa catatan sewaktu kami mudik tahun lalu. Tidak pernah terbayang sebelumnya kalau akhirnya kami bisa juga mendaratkan kaki kembali ke Indonesia. Tidak pernah terbayang pula bahwa ternyata culture shock itu benar-benar dahsyat dan beneran bikin shock. Tadinya saya pikir, saya masih familiar dengan kondisi Indonesia dan segala keriuhannya yang membuat rindu. Nyatanya, tidak juga. […]

31 Desember dan Ford

Desember 31, 2011

0

Tidak ada yang lebih menyenangkan daripada mendengar berita tentang industri mobil kebanggaan Amerika kembali mencatat sukses setelah terpuruk akibat krisis ekonomi dan persaingan dengan produsen mobil Jepang. Padahal semasa krisis berlangsung, banyak yang meragukan industri mobil Amerika akan mampu bangkit kembali. Never give up. Ini adalah semangat warisan salah satu pionirnya, yakni Henry Ford. Seperti […]

31 Desember dan Edison

Desember 31, 2011

0

“I am not discouraged, because every wrong attempt discarded is another step forward “ (Thomas Alva Edison) 31 Desember 1879, di usia 32 tahun, untuk pertamakalinya Thomas Alva Edison mendemonstrasikan temuannya, yakni lampu pijar yang mampu menyala selama 40 jam. Ini momen bersejarah yang memungkinkan hampir setiap orang di dunia menikmati cahaya di malam hari. […]

Love Hurts…. Kalo Kamu Kena Tipu!

November 4, 2011

0

Geram betul saya pagi ini. Pasalnya, lagi-lagi ada teman saya yang hampir kena tipu oleh seorang scammer, tepatnya scammer yang menyasar target dari situs-situs dating dan matrimonial.Entah apakah karena dunia sekarang betul-betul terlanda resesi parah yang tak tertahankan, atau jumlah pemalas makin meningkat dari hari ke hari, kok rasanya scammers makin merajalela; bahkan di situs […]

Bagaimana Rasanya Jatuh dari Shirath

September 10, 2011

2

Bertahun lampau, pada hari yang tak perlu kuceritakan kapan dan dimana, aku kehilangan kepercayaan pada Tuhan. Aku sholat seperti biasa, tapi tanpa hati. Hatiku sudah mengering tanpa bisa kucegah. Seperti rerumputan di padang luas yang lama tak tersiram hujan. Di tanah yang retak. Diselubungi udara yang panasnya mampu mendidihkan setiap lautan. Itu puncak di mana […]

Only Good Things to Remember

Juli 28, 2011

2

“… There is a balance to it all. One withers another grows. Birth and death are part of a whole. It is why we are drawn to babies… and to funerals.” (Mitch Albom – The Five People You Meet in Heaven) Beberapa hari ini banyak orang yang pergi terlebih dahulu. Ayah sahabat, ayah dari kenalan […]

Food with No Love

Juli 10, 2011

6

Foto atau gambar iklan yang menampakkan seorang ibu rumahtangga dengan celemek di pinggang sedang menghidangkan makan malam untuk keluarganya, mungkin bukan lagi visual yang digemari saat ini. Ide visual kini lebih banyak mengarah pada sosok perempuan yang mandiri secara ekonomi, punya kebebasan memilih jalan hidup, dan tidak melulu terkungkung urusan domestik. Memasak setiap saat untuk […]