Tulisan ini semula adalah bagian dari tulisan saya tentang Greg Mortenson namun kemudian saya putuskan untuk ditulis dalam topik tersendiri, yakni tentang Memoir Writing. Saya mengambil tiga sample penulis memoir sebagai bahan perbandingan yakni Greg Mortenson, Amy Chua, dan Adeline Yen Mah. Ketiganya adalah penulis memoir kelas “New York Times Bestseller”, salah satu standar kualitas […]
Mei 10, 2011
Waktu masih kuliah dulu, saya paling suka ngobrol tentang politik, sama seperti kebanyakan mahasiswa lainnya. Saking tergila-gilanya dengan topik yang satu ini, saya kerap kebablasan diskusi dari maghrib sampai subuh. Apalagi saya sering kebagian jatah mengkoordinir acara diskusi, mengundang narasumber, sampai peran tambahan untuk jadi tukang kompor dan tukang tanya paling bawel. Saking seringnya pulang […]
Februari 18, 2011
Lihatlah dari jendela yang bersih dan yang kacanya terang – begitu kalimat yang sering saya coretkan dalam puisi-puisi spontan semasa remaja. Jendela adalah sesuatu, atau sebuah ide, yang tumbuh begitu kuat dalam ingatan saya. Banyak hal yang terjadi dalam hidup berkaitan dengan jendela; ada yang lucu, ada juga yang ironis dan memaksa saya untuk merenung. […]
Februari 16, 2011
(1) Aku rindu Pada sesuatu yang belum bisa kulihat Pada sesuatu yang belum dapat kuterjemahkan Aku rindu Pada sesuatu yang belum terwujudkan Pada sesuatu yang belum juga ternampakkan Aku rindu Pada penggenap jiwaku Pada penentram batinku Aku rindu Dan aku mencarinya ke segenap penjuru Cinta yang tertumpah Tak terkata Dan tak tahu hendak berlabuh ke […]
Februari 5, 2011
Hujan adalah sesuatu yang paling kusukai dari musim. Tetesan-tetesannya yang jatuh menimpa genting, menimpa rumput dan pepohonan, rumah, jalanan, tanah kering, dan rasanya yang dingin sejuk di kulit. Dulu bersama dengan sahabatku, Nana namanya, kami biasa menandai pergantian musim dari kemarau ke musim hujan dengan cara melihat kelopak-kelopak bunga pohon flamboyan. Jika flamboyan tersebut mulai […]
Februari 4, 2011
Malam Idul Adha ini saya mendapat hadiah kecil, sebuah tunas daun yang merekah dari sebuah pot. Saya tertegun sejenak, tidak menyangka bakalan melihat sebuah tunas menyembul dari pot yang sekian lama tidak pernah saya siram, tidak juga saya tengok, sampai tanah di dalam pot itu jadi kering kerontang dan mengeras. Rupanya tunas itu berasal dari […]
Februari 4, 2011
Hari Minggu kemarin adalah hari yang istimewa, karena suami salah seorang teman saya (sebut saja namanya Nina) mengucapkan syahadat dan menyatakan diri masuk Islam. Makanya, saya berusaha banget supaya bisa hadir di masjid untuk menyaksikan momen tersebut, sekaligus turut mengucapkan selamat pada Nina. Mengapa momen tersebut istimewa? Bukan hanya karena James (nama samaran – suami […]
Februari 4, 2011
Ketika ritme kerja sudah demikian padat dan tidak cukup tersedia waktu untuk bersosialisasi sembari mencari pasangan hidup, bukanlah hal tabu untuk “mencari bantuan” melalui jalur perjodohan non – klasik, seperti kontak jodoh atau internet. Saat ini mencari pasangan hidup melalui internet sudah semakin banyak dilakukan orang. Cukup banyak pasangan muda yang “dipertemukan” melalui jalur maya […]
Februari 4, 2011
Puasa tahun ini adalah yang pertamakalinya sejak saya tinggal di sini. Tetapi sebenarnya, boleh dibilang, setelah lulus SMA, hampir setiap Ramadhan saya lalui di tempat yang berbeda. Hanya sewaktu masih kuliah saja saya “menetap” tarawih di tempat yang sama. Pertama, di masjid kampus. Kedua, jamaaah bareng teman-teman satu asrama mahasiswa ketika saya resmi jadi penghuninya. […]
Februari 4, 2011
Satu hal rutin yang saya jalani selama tinggal disini adalah mengikuti berita cuaca dan browsing situs National Hurricane Center dan Accuweather untuk melihat citra satelit dan status dari badai-badai yang muncul selama tahun 2005. Boleh dibilang, ini “hobi” baru, yang dipicu oleh efek badai yang mendominasi tayangan berita di televisi. Sampai saat ini, sudah terjadi […]
Mei 24, 2011
0