Browsing All Posts filed under »Memoir Writing«

ShapeShifters dan Sebuah Dunia Yang Absurd (1)

Oktober 10, 2017

0

Saat itu, jam berdetak menuju tengah malam, ketika udara dalam ruanganku berangsur turun mendekati titik nol Celcius. Hanya di ruanganku saja, tak di ruang lain. Bukan, ini bukan malam musim dingin. Ia malam yang lazim saja, saat musim semi menjelang musim panas. Di mana temperatur akan terasa nyaman, baik di dalam maupun di luar ruangan. […]

A Void, Communal, Memories (3)

Januari 4, 2016

6

Dalam kepercayaan kami, 40 hari sebelum seseorang meninggal, sehelai daun jatuh di Arsy, di langit tempat segala ketetapan dibuat. Setiap orang akan merasa, kapan waktunya tiba. Dan secara naluriah, mereka akan “memberitahu” orang-orang di sekelilingnya, terutama keluarga. Setelah rampung segala perhelatan, dan tamu-tamu sudah pergi, kami menelusuri lagi masa silam. Terutama saat menjelang wafatnya Ibu. […]

A Void, Communal, Memories (2)

Januari 1, 2016

8

Juru kunci pemakaman itu sudah sering melihat orang datang dan pergi. Ia hapal, siapa saja keluarga dari mendiang yang dimakamkan di kompleks pemakaman sederhana tersebut. Beberapa diantaranya adalah keluarga kami dari pihak Ibu. Ketika mendengar nama Ibu, dengan segera sang juru kunci itu mengenalinya. “Oh, dari keluarga ini,” ujarnya. “Baik, baik. Kita persiapkan.” Pembicaraan tentang […]

A Void, Communal, Memories (1)

Desember 29, 2015

8

“Harapan untuk pulih tinggal 10%,” ujar dokter kepada kakakku. “Sepuluh persen yang seperti apa?” tanya kakakku. Aku juga bertanya lewat pesan elektronik. Bagaimana kepastiannya? Berapa lama harus dirawat? Apalagi yang harus dilakukan? Apakah dokter bisa memprediksi, berapa lama kemungkinan usia Ibu? Dan sebagainya. Bagi dokter, memutuskan nasib seorang pasien, bisa jadi dilema. Sesuatu yang terkadang […]

Imigran (3)

Mei 23, 2015

0

“Ya ampun, mereka ada di mana-mana ternyata!” seru perempuan muda itu ketika aku bercerita tentang Wahhabisme di Indonesia. Ia Nabila, perempuan Irak yang datang ke negara ini sebagai pengungsi. Orangnya feminin, dan tampak terpelajar. Aku mengenalnya saat di sekolah, sedang menjemput anaknya. Dari bertukar nomor telepon, akhirnya aku bertandang ke apartemennya. Nabila bercerita banyak tentang […]

Narcissus

Mei 2, 2015

0

Pernahkah terpikir bahwa kalau kita jatuh cinta pada seseorang, sebenarnya yang kita cintai itu adalah diri kita sendiri? Persis seperti Narcissus yang berkaca di permukaan air, lalu mengira ia melihat seseorang berwajah rupawan, dan jatuh cinta padanya. Tak terpikir bahwa itu adalah bayangannya sendiri. Beberapa waktu lalu, saya chat cukup panjang dengan salah satu teman […]

Imigran (2)

April 24, 2015

0

Beberapa hari ini di kompleks perumahanku sedang ada pengecatan. Setiap masuk musim semi, selalu ada proyek maintenance (perawatan) condominium. Entah itu berupa pengecatan dinding, ganti jendela, memperbaiki driveway, melabur jalan dengan lapisan aspal cair agar terlihat baru kembali, dan kadang perbaikan genteng. Pemuda usia 22 tahun yang kebagian mengecat pintu rumahku adalah John, imigran dari […]