Inilah Sumber Pertanyaan Itu

Posted on Januari 13, 2012

4


Beberapa waktu belakangan ini anakku keranjingan semua hal yang menyangkut kuda. Mulai dari mainan kuda, bantal gede berbentuk kuda, sampai buku cerita bertema sama. Ada satu buku cerita yang dia suka, judulnya Little Star, terbitan Scholastic, pengarangnya Mary Packard. Ini buku lama terbitan tahun 1995. Isinya tentang seorang bocah perempuan bernama Little Star, anak dari kepala suku Lakota bernama Chief Iron Horse dan ibunya yang bernama Morning Cloud. Little Star sejak lama ingin memiliki kuda, dan akhirnya impiannya terwujud setelah seekor kuda milik ayahnya melahirkan anak. Kuda kecil itu kemudian dia beri nama Morning Star.

Buku ini menarik karena bersetting suku asli Amerika, dan gambarnya imut lucu. Kisahnya juga unik karena ada selipan tentang kepercayaan asli suku Lakota; tentang bintang jatuh yang dipercaya sebagai simbol akan datangnya seorang bayi, juga kalung bermotif bintang yang dipercaya sebagai tempat penyimpan harapan.

Yang tidak aku duga adalah pertanyaan dari anakku. Sewaktu aku membacakan bab tentang kelahiran Little Star, dari mulut kecilnya beruntun pertanyaan muncul.

Alyssa : Why did they want a baby?

Aku : Because they love babies.

Alyssa : Why they love babies?

Aku: Because all babies are cute and make them happy, just like you.

Alyssa : How they got the baby?

Aku : They asked to God, and He sent one for them. 

Alyssa : Where is God? (matanya mencari-cari di halaman buku bergambar tersebut)

Aku : He stays far far away in the sky.

Alyssa: Oh, I found it! This is God! (sambil menunjuk gambar matahari di buku itu)

Aku: No, that’s sun. God is far, far…..

Alyssa : There! Here he is! He’s at the sky! (sekarang jarinya menunjuk pada bidang kosong bernama “langit”)

Aku : No, honey. God is unseen. No one can see Him. 

Alyssa : But, Mom….. (ekspresinya bingung)

Aku : Now we read the next page, okay? (dalam hati mulai bingung, jawaban apa yang paling tepat untuk menjelaskan makna “unseen” pada anak usia 4 tahun)

Kemudian acara membaca buku dilanjutkan, sampai di bagian saat kuda bernama Swift Eagle hendak melahirkan bayinya. Pertanyaan kembali muncul.

Alyssa : Aww… the horse feels hurt, Mom…

Aku : Yes, because her baby still not coming out…

Alyssa : Why the baby stays in her stomach?

Aku : Because that’s the place …?  (aku mulai ragu-ragu lagi)

Alyssa : But he should stay inside the egg… just like baby chicken…

(Aku nggak komentar kali ini, sementara anakku menatap gambar di buku itu dengan cermat)

Alyssa : Oh, I know! His Mommy puts the egg inside her stomach, and now the egg is hatching! (melonjak gembira karena tahu jawabannya)

Aku : Umm… ya, something like that….

Dan sejak itu, setiap kali membaca buku tersebut, dia selalu menambahkan keterangan: “The Mommy’s egg is hatching and then the baby’s born! He is cute!”

********

Foto: koleksi pribadi.

Ditandai: